Pendidikan

Siswa SMK Fadlun Nafis Membuat Tali Tambang Multifungsi

JEPARA – Siswa-siswi SMK Fadlun Nafis Bangsri, Kabupaten Jepara berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Siswa (LKTIS) se-eks karesidenan Pati beberapa waktu lalu. Lomba tersebut diselenggarakan oleh Fakultas Saintek Unisnu Jepara yang diikuti oleh 10 peserta perwakilan dari SMK/SMA/MA sederajat.

Karya ilmiah yang dibuat oleh Hasna Nurma Afifah dan Muhammad Agil kelas X APHP SMK Fadlun Nafis Bangsri tergolong unik. Karena mereka memanfaatkan limbah dari batang tebu dan pelepah pisang untuk membuat tali tambang sabuk pengaman untuk petani kelapa.

Proses pembuatan tali tambang multi fungsi dari limbah tebu dan pelepah pisang diperagakan oleh Hasna dan Agil

” Kami mencoba memanfaatkan limbah dari batang tebu karena mudah didapatkan di penjual es tebu maupun pabrik pengolahan tebu. Dan kami kreasikan sebagai alat yang berfungsi untuk memudahkan dalam memanjat pohon kelapa dan yang pasti lebih aman,” ungkap Hasna saat dikunjungi Jeparahariini.com disekolahnya, Jumat (19/5/17).

Hasna menjelaskan, untuk proses pembuatannya dibutuhkan waktu 4-5 hari. Karena batang tebu dan pelepah pisang tersebut harus benar-benar kering dengan proses penjemuran dibawah terik sinar matahari agar nantinya mudah dalam proses pembuatannya.

” Setelah semuanya kering kita ikat batang tebu tersebut dengan pelepah pisang yang kering, kemudian disambung dan dilapisi dengan kain bekas agar tidak kasar saat dipegang ditangan,” jelasnya.

Hasna dan Agil berhasil meraih juara 2 dalam Lomba Karya Tulis Ilmiah Siswa (LKTIS) se-eks karesidenan Pati

Selain berfungsi memudahkan petani kelapa untuk memanjat pohon kelapa, tali tambang tersebut juga bisa berfungsu sebagai alat untuk mengangkat beban seperti batu yang beratnya mencapai 200 kg atau ataupun berfungsi sebagai tambang untuk menarik mobil.

” Tali tambang ini sudah kami coba menarik motor ataupun mobil dan ternyata masih kuat dan tidak putus,” paparnya.

Sementara itu kepala sekolah SMK Fadlun Nafis Akhmad Efendi mengungkapkan rasa syukur atas prestasi anak didiknya. Setelah sebelumnya pernah sukses membuat karya ilmiah tentang energi alternatif dari daun belimbing wuluh, anak didiknya mampu membuat karya ilmiah yang lain. Pihaknya berharap, anak didiknya dibantu bersama dengan guru pembimbingnya bisa menciptakan karya ilmiah yang lain yang pastinya bisa berguna dan bermanfaat bagi masyarakat.

” Kami akan mencoba mengembangkan dan membuat karya ilmiah lainnya dengan memanfaatkan limbah yang ada dan mudah dicari. Sehingga nantinya bisa bermanfaat,” pungkasnya.

Comments

comments

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

To Top