Wabup Wacanakan Pancasila Wajib Dibaca Pada Acara Resmi

JEPARA – Wakil Bupati Jepara Dian Kristiandi mempunyai wacana adanya pembacaan Pancasila dalam setiap acara resmi atau acara formal Pemerintah Kabupaten Jepara. “Dalam setiap kegiatan apapun kalau bisa kita memberikan bentuk pembacaan pancasila. Sehingga kita tidak lagi lupa atas lafalnya apa lagi makna yang terkandung didalamnya,” kata Dian Kristiandi yang mewakili Bupati Jepara dalam sambutan pada acara Halal bihalal bersama Tim Penggerak (TP) Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (PKK), Dharmawanita Persatuan (DWP) Kabupaten, DWP Sekretariat Daerah (Setda) dan Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Jepara di Pendapa Kabupaten, Kamis (06/07/2017).

Dalam kesempatan itu pihaknya mengajak seluruh komponen masyarakat untuk mengamalkan nilai luhur Pancasila. dirinya juga menyebut perlunya mengedepankan hidup rukun, bergotong royong, dan damai dalam berbangsa dan bernegara, demi menjaga kedaulatan. “Yang mana saat ini, nilai luhur Pancasila sudah mulai luntur di masyarakat khususnya di kalangan muda-mudi penerus bangsa,” ujarnya.

Disampaikan, saat ini komitmen pemerintah sudah sangat jelas dan sangat kuat dalam menjaga Pancasila dalam kehidupan sehari-hari. Hal tersebut dapat dilihat dari program-program yang telah dibuat. Salah satunya program dalam pemberantasan kemiskinan dan Pemeratan pembangunan. “Mari jaga persatuan dan perdamaian, mari saling bahu-membahu dan saling bergotong royong dalam menjaga Indonesia dan Pancasila,” kata Wakil Bupati Dian Kristiandi.

Selain Wakil Bupati, acara halal bihalal tersebut dihadiri olehSekretaris Daerah (Sekda) Sholih, para Asisten, Staf Ahli Bupati di lingkungan Setda Jepara, Ketua TP PKK Jepara Chuzaimah Marzuqi, Ketua DWP Kabupaten Susi Sholih, Ketua DWP Setda Ida Sujarot, Ketua GOW Yuni Masud, dan semua jajaran pengurus organisasi.

Sesepuh Organisasi Wanita Kabupaten Jepara Chuzaimah Marzuqi, yang sekaligus Ketua TP PKK dalam sambutannya, mengatakan kegiatan halal bihalal ini untuk memperkuat silaturahim dan merupakan ikhtiar optimalisasi amal ibadah selama bulan Ramadan lalu. “Saya berharap kegiatan halal bihalal ini ada manfaatnya dan sebagai awal yang baik untuk melaksanakan mewujud nyatakan apa yang menjadi tujuan kita bersama dalam membangun Kabupaten Jepara ini,” kata Chuzaimah.

Dengan mengangkat tema “Taburkan Maaf, Sucikan Hati Untuk Satukan Langkah Organiasasi Wanita Menuju Masyarakat Madani” ini juga diharapkannya bukan hanya seremonial saja, tetapi juga bagaimana program kegiatan dalam membantu kita ke depan menyentuh kepada masyarakat serta membantu program pemerintah kabupaten “Saya mengajak dan mengharapkan peran ibu-ibu organisasi wanita yang ada agar senantiasa turut serta mensosialisasikan dan mensukseskan program-program pemerintah,” harapnya.

Sebelumnya, ketua panitia halal bihalal Yuliati Junaidi mengatakan maksud dan tujuan diadakan halal bihalal gabungan yaitu, dalam rangka momentum salaing maaf dan memaafkan dan melebur semua kesalahan yang sudah terjadi, meningkatkan silaturahmi merekatkan persaudaraan atau hablum minannas semua pengurus dan anggota organisasi perempuan serta semua pengurus dan anggota organisasi wanita dengan pemerintah serta forkopimda.

Selain itu kegiatan ini bertujuan sebagai wadah sharing dan tukar pengetahuan terkait kepengurusan organisasi wanita. “Dengan sharing tersebut semoga semua teman pengurus organisasi wanita dapat menjalankan organisasi dengan naik, sehingga menjadi organiasai yang mandiri dan bermanfaat untuk masyarakat, bangsa dan negara,” ujarnya.

Comments

comments

Leave a Response